Kunjungan Perdana pada Awal Tahun 2018


Singapura – Sabtu, 13 Januari 2018 Sekolah Indonesia (Singapura) Ltd., mendapat kunjungan perdana di tahun 2018. Kunjungan ini berasal dari salah satu sekolah yang ada di Kota Padang, Sumatera Barat, yaitu Sekolah Nibras. Kunjungan ini bertujuan untuk menjalin hubungan kerja sama antara kedua belah pihak. Dengan harapan bisa membentuk generasi penerus bangsa yang mumpuni.

Kedatangan rombongan Sekolah Nibras yang dipimpin oleh Ibu Firmaniah disambut hangat oleh Kepala SIS, yaitu Bapak Sumardiyanto. Dalam penyambutannya, Pak Sumardiyanto juga memaparkan beberapa program sekolah yang telah dan sedang berjalan di SIS. Selama kurang lebih dua jam, acara berjalan dengan lancar.  Setelah acara penyambutan, rombongan diajak berkeliling untuk melihat lingkungan sekitar sekolah.

Guru SIS Berjibaku dalam Sagu Sabu


SINGAPURA – Dalam rangka mendukung program literasi dari pemerintah Indonesia, Sekolah Indonesia yang terletak di Singapura (SIS) mengadakan pelatihan untuk para gurunya. Pelatihan ini bernama Satu Guru Satu Buku (Sagu Sabu). Dari tanggal 21 s.d. 22 Desember 2017, para guru SIS berjibaku dalam Sagu Sabu.

Bertindak sebagai pembuka acara ini adalah Atase Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia untuk Singapura, yaitu Prof. Dr. Ir. Hj. Aisyah Endah Palupi, M. Pd. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong para  guru untuk mampu menghasilkan karya tulis dalam bentuk buku. Para guru di SIS memiliki kompetensi yang bagus. Sangat disayangkan jika kompetensi yang bagus itu tidak didokumentasikan dalam bentuk tulisan. Karena dengan menulis, orang akan mengenal sosok guru tersebut sepanjang masa.

Instruktur Sagu Sabu yang didatangkan langsung dari Indonesia, yaitu Mohammad Ihsan (CEO Media Guru) dan Eko Prasetyo langsung memberikan materi penulisan. Tidak peduli dengan latar pendidikan berbeda, para guru tidak dibiarkan berleha-leha. Mereka langsung dipaksa menulis dan mempresentasikan hasil tulisan mereka. Dengan niat yang kuat disertai tekad yang bulat, satu guru SIS akan menghasilkan satu buku.

Workshop Implementasi Kurikulum 2013 di Sekolah Indonesia (Singapura) Ltd.


Singapura – Dalam rangka meningkatkan kompetensi para guru, Sekolah Indonesia (Singapura) Ltd., mengadakan Workshop Implementasi Kurikulum 2013. Didukung oleh Dana Bantuan Peningkatan Mutu Pembelajaran Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) 2017, workshop ini dibuka secara langsung oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia untuk Singapura, yaitu Prof. Dr. Ir. Hj. Aisyah Endah Palupi, M. Pd.

Acara yang berlangsung dari tanggal 12 s.d 15 Desember 2017 ini mendatangkan narasumber langsung dari Jakarta. Berlaku sebagai narasumber jenjang sekolah dasar adalah Bpk. Ahmad Solokhin, sedangkan untuk jenjang sekolah menengah adalah Ibu Kissumi Dwiyananingsih. Dua orang hebat yang telah memberikan pencerahan terhadap dunia pendidikan di Sekolah Indonesia (Singapura) Ltd.

Dalam kegiatan ini para guru dibimbing dalam membuat perangkat pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum yang berlaku, yaitu kurikulum 2013. Mereka juga diperkenalkan dengan materi yang berkaitan dengan tantangan zaman, literasi sekolah, dan penerapan pendidikan karakter siswa. Dengan harapan, para guru dapat melaksanakan tugas dan fungsinya dalam mencerdaskan anak bangsa sesuai dengan ukuran keberhasilan yang ada.